find us
on


Jumat, 19 Desember 2014 |  WIB
Halaman Depan | Peta Situs | Login | RSS Feed  
 

Pelni Kirim Bantuan Kapal ke Pelabuhan Merak (Suara Karya Online)
Senin, 28 Februari 2011 | 09:53 WIB

JAKARTA (Suara Karya): Distribusi barang kebutuhan pokok dari Sumatera ke Jawa atau sebaliknya masih terhambat. Ini menyusul kemacetan dan penumpukan truk di ruas penyeberangan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

Kemacetan antrean kendaraan sepanjang 20 kilometer ini terjadi karena berkurangnya kapal pengangkut. Sebagian kapal itu masuk dok untuk perawatan dan mengalami kerusakan.
Kemacetan yang sudah berlangsung selama enam hari ini sempat mengundang amarah Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi. Dia bahkan mengancam akan mencabut izin operasi kapal penyeberangan yang tidak secepatnya melakukan perbaikan dan mengoperasikannya di ruas penyeberangan Merak-Bakauheni.
Menhub menyesalkan sikap operator kapal yang kurang tanggap terhadap kepentingan masyarakat. Idealnya perawatan yang dilakukan setiap tahun ini bisa diatur dan tidak dilakukan secara bersamaan.
Terkait hal ini, Pelaksana Harian Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Sirajuddin Saini mengatakan, penarikan sejumlah kapal perintis dari rute lain ke ruas Merak-Bakauheni sudah diminta ke PT Pelni. Dalam hal ini, Pelni diharapkan bisa mengoperasikan kapal roro KMP Ganda Sewata.
"Kami masih tetap mengupayakan adanya kapal bantuan untuk mengurai kemacetan yang kian memprihatinkan. Namun, kapal bantuan baru datang Senin (28/2)," katanya di Jakarta, kemarin.
Dia mengatakan, hingga kemarin, jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Merak-Bakauheni hanya 16 kapal. Padahal, kapal yang terdaftar di ruas ini mencapai 34 unit.
Teluk Lamong
Di tempat terpisah, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terus mengebut pengerjaan pembangunan Pelabuhan Multipurpose Teluk Lamong. Terminal baru ini untuk mengantisipasi antrean bongkar-muat kapal di Pelabuhan Tanjung Perak yang sudah mencapai empat hari. Ditargetkan Pelabuhan Teluk Lamong bisa dioperasikan pada 2012-2013.
Menurut Pimpinan Proyek Pembangunan Pelabuhan Multipurpose Teluk Lamong Faruq Hidayat, proyek pembangunan paket A ini meliputi pembangunan dermaga 500x50 meter persegi. Saat ini sudah dilakukan pengadaan tiang sebanyak 3.060 unit dan pemancangan di 765 titik. Jadi, pekerjaan sudah 31 persen.
"Saat ini, kita sudah membuka tender pembangunan proyek Teluk Lamong paket C yang meliputi pembangunan jembatan penghubung," katanya.
Surat Pelindo III Nomor 44.09/Kon.LamongC.ulang/II-2011 tertanggal 22 Februari untuk peserta PT Sac Nusantara-PT Modem Surya JO ini berisi tentang permintaan pada perusahaan swasta, sehingga harus segera memberi konfirmasi tertulis atas usulan pengunduran pelaksanaan proyek paket C. (Syamsuri S/Andira)

Bagikan di :