Artikel PELNI >>
Pelni Kirim Bantuan Kapal ke Pelabuhan Merak (Suara Karya Online)
Pelni Kirim Bantuan Kapal ke Pelabuhan Merak (Suara Karya Online)
Senin, 28 Februari 2011 | 09:53 WIB
JAKARTA
(Suara Karya): Distribusi barang kebutuhan pokok dari Sumatera ke Jawa
atau sebaliknya masih terhambat. Ini menyusul kemacetan dan penumpukan
truk di ruas penyeberangan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.
Kemacetan antrean kendaraan sepanjang 20 kilometer ini terjadi karena
berkurangnya kapal pengangkut. Sebagian kapal itu masuk dok untuk
perawatan dan mengalami kerusakan.
Kemacetan yang sudah berlangsung selama enam hari ini sempat mengundang
amarah Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi. Dia bahkan
mengancam akan mencabut izin operasi kapal penyeberangan yang tidak
secepatnya melakukan perbaikan dan mengoperasikannya di ruas
penyeberangan Merak-Bakauheni.
Menhub menyesalkan sikap operator kapal yang kurang tanggap terhadap
kepentingan masyarakat. Idealnya perawatan yang dilakukan setiap tahun
ini bisa diatur dan tidak dilakukan secara bersamaan.
Terkait hal ini, Pelaksana Harian Direktur Utama PT ASDP Indonesia
Ferry Sirajuddin Saini mengatakan, penarikan sejumlah kapal perintis
dari rute lain ke ruas Merak-Bakauheni sudah diminta ke PT Pelni. Dalam
hal ini, Pelni diharapkan bisa mengoperasikan kapal roro KMP Ganda
Sewata.
"Kami masih tetap mengupayakan adanya kapal bantuan untuk mengurai
kemacetan yang kian memprihatinkan. Namun, kapal bantuan baru datang
Senin (28/2)," katanya di Jakarta, kemarin.
Dia mengatakan, hingga kemarin, jumlah kapal yang beroperasi di
lintasan Merak-Bakauheni hanya 16 kapal. Padahal, kapal yang terdaftar
di ruas ini mencapai 34 unit.
Teluk Lamong
Di tempat terpisah, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terus mengebut
pengerjaan pembangunan Pelabuhan Multipurpose Teluk Lamong. Terminal
baru ini untuk mengantisipasi antrean bongkar-muat kapal di Pelabuhan
Tanjung Perak yang sudah mencapai empat hari. Ditargetkan Pelabuhan
Teluk Lamong bisa dioperasikan pada 2012-2013.
Menurut Pimpinan Proyek Pembangunan Pelabuhan Multipurpose Teluk Lamong
Faruq Hidayat, proyek pembangunan paket A ini meliputi pembangunan
dermaga 500x50 meter persegi. Saat ini sudah dilakukan pengadaan tiang
sebanyak 3.060 unit dan pemancangan di 765 titik. Jadi, pekerjaan sudah
31 persen.
"Saat ini, kita sudah membuka tender pembangunan proyek Teluk Lamong
paket C yang meliputi pembangunan jembatan penghubung," katanya.
Surat Pelindo III Nomor 44.09/Kon.LamongC.ulang/II-2011 tertanggal 22
Februari untuk peserta PT Sac Nusantara-PT Modem Surya JO ini berisi
tentang permintaan pada perusahaan swasta, sehingga harus segera memberi
konfirmasi tertulis atas usulan pengunduran pelaksanaan proyek paket C.
(Syamsuri S/Andira)
Bagikan di :