VIVAnews - Antrean kendaraan truk angkutan yang akan
menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak
sudah berlangsung selama tiga pekan. Untuk mengurangi antrean itu, PT
Pelni siap mendatangkan satu kapal bantuan lagi bila diperlukan.
Saat
ini untuk mempercepat antrean truk, satu kapal yaitu KM Ganda Dewat
milik perusahaan pelayaran nasional itu sudah beroperasi. Kapal itu
melayani lintasan Merak ke Pelabuhan Panjang Bakauheni.
"Pengiriman
KM Ganda Dewata sudah sesuai dengan instruksi Presiden. Dengan adanya
kapal bantuan ini diharapkan dapat membantu mengurangi penumpukan truk
yang menumpuk di Pelabuhan Merak," kata Direktur Usaha PT Pelni, Asep
Suparman di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Selasa 1 Maret 2011.
PT
Pelni, menurut Asep, juga telah menyiapkan satu kapal lain untuk
mengantisipasi kepadatan ini. Satu kapal yang disiapkan yakni KM Egon.
Kapal Motor (KM) Egon ini disiapkan untuk mengangkut truk apabila memang
diperlukan. Saat ini kapal posisi kapal itu berada di Tanjung Priok dan
siap diberangkatkan.
KM Ganda Dewata sendiri mulai dioperasikan
sebagai kapal bantuan sejak Minggu 27 Februari. Kapal itu mampu
mengangkut sekitar 80 truk sedang, 48 truk ukuran besar, serta 126 unit
mobil dan 500 lebih kendaraan bermotor roda dua.
Dalam rencana
operasi, KM Ganda Dewata diharapkan dapat beroperasi dua kali dalam
sehari. Namun Selasa dini hari tadi saat akan memuat kendaraan di
pelabuhan Indah Kiat, kapal itu tidak bisa bersandar akibat derasnta
gelombang yang disertai angin kencang.
Pihak pandu pelabuhan
setempat tidak memberikan rekomendasi KM Ganda Dewata bersandar di
dermaga dan melakukan muat kendaraan. Hal itu dilakukan untuk mencegah
hal yang tidak diinginkan.
Hingga siang ini antrean kendaraan
kembali terjadi hingga masuk ke dalam tol Tangerang-Merak hingga di KM
92.700. Sehari sebelumnya di dalam tol sudah tidak terlihat antrean.
Namun tingginya volume kedatangan truk angkutan barang, menyebabkan
terjadi antrean lagi.
Laporan: Saputra l Cilegon

