find us
on


Sabtu, 25 Oktober 2014 |  WIB
Halaman Depan | Peta Situs | Login | RSS Feed  
 

Pelni Kerahkan 27 Kapal Untuk Angkutan Lebaran 2011
Jumat, 12 Agustus 2011 | 10:44 WIB

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengerahkan 27 armada kapal penumpang untuk persiapan angkutan Lebaran 2011. Jumlah armada ini terdiri dari 13 unit kapal penumpang tipe 2000 dan 3000, 9 unit kapal penumpang tipe 1000, 3 unit kapal tipe 500 serta 2 unit kapal penumpang Ro-Ro dengan total kapasitas mencapai 51.048 seat (termasuk dispensasi kapasitas penumpang).

 

Untuk pelayanan tiket, PELNI membuka loket pembelian mulai H-30 sebelum keberangkatan. Tiket tersebut bisa didapat di Kantor Cabang dan travel agent PT PELNI (Persero). Untuk para calon penumpang diharapkan tidak membeli tiket di calo dan juga merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya, sehingga perjalanan lebih lancar.  

 

Tahun ini PELNI memprediksi kenaikan penumpang 2 % dari tahun lalu atau mencapai sekitar 614.443 penumpang.

 

PELNI menyiapkan Posko Angkutan Lebaran mulai H-15 sampai H+15 atau dari 15 Agustus sampai 15 September 2011, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari-hari tersebut.

 

Terdapat juga beberapa rute padat penumpang yang diprioritaskan. Rute-rute tersebut antara lain Belawan, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Priok, Pontianak, Kumai, Sampit, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Pare-pare dan Bau-bau.

 

Dari beberapa pelabuhan tersebut, PELNI melakukan deviasi (pengalihan) rute kapal ke rute yang padat penumpang. Seperti KM Ciremai melayani rute tambahan dari Tanjung Priok tujuan Belawan. Di samping itu juga menambah frekuensi pelayaran KM Lawit dari Sampit ke Semarang.

 

Mudik lebaran tahun ini, Pelni menetapkan kebijakan tarif tiket ekonomi tidak ada kenaikan (berlaku tarif normal).

 

PT Pelni (Persero) juga memberikan diskon khusus untuk tarif non ekonomi untuk ruas tertentu seperti rute Jakarta - Surabaya tarif tiket kelas satu Rp. 180.000; rute Jakarta- Semarang tarif tiket kelas I Rp 150.000. Tarif ini relatif lebih murah jika dibandingkan dengan moda transportasi lain.

 

Untuk persiapan armada, seluruh kapal PELNI telah di-docking (perbaikan dan perawatan) sebelum awal Agustus ini, sehingga kapal siap operasi melayani angkutan Lebaran 2011. Seluruh kapal PELNI juga telah memenuhi standar regulasi keselamatan pelayaran, karena dilengkapi dengan sistem dan fasilitas keselamatan sesuai dengan standart IMO (SOLAS).

Bagikan di :