find us
on


Jumat, 31 Oktober 2014 |  WIB
Halaman Depan | Peta Situs | Login | RSS Feed  
 

Persiapan Angkutan Natal & Tahun Baru 2011 PT PELNI
Jumat, 23 Desember 2011 | 12:01 WIB

Dalam rangka persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2011, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengerahkan 26 kapal penumpang dengan total kapasitas keseluruhan kapal 51.048 seat (termasuk dispensasi). Untuk antisipasi lonjakan penumpang di ruas-ruas padat, PELNI menambah armada kapal ke arah wilayah Indonesia Barat.

Kapal yang dideviasikan (dialihkan rutenya) adalah KM Sinabung. Kapal ini digunakan untuk membantu KM Kelud dengan jalur pelayaran Jakarta- Batam- Belawan/ Medan. Sebelumnya KM Sinabung melayari rute Tanjung Priok-Semarang-Makasar-Bau-Bau- Banggai- Bitung-Ternate-Sorong-Manokwari-Biak-Serui-Jayapura.

Selain wilayah barat, rute-rute yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang antara lain Jawa Port- Merauke, Jawa Port- Makassar- Ambon- Ternate- Bitung, Kupang menuju NTB/Jawa Port, Kalimantan Port menuju NTT, Sulawesi- NTT. Namun di rute-rute ini PELNI tidak menambah armada kapal karena kapasitas angkut masih memadai.

Untuk tarif tiket kelas ekonomi kapal PELNI tidak mengalami kenaikan. Sebaliknya, tiket kelas non ekonomi justru akan diberi diskon hingga 60 % di ruas-ruas tertentu, seperti Tanjung Priok- Belawan dari Rp. 1.050.000,- menjadi Rp. 459.550,- dan Pare-pare- Nunukan dari Rp. 762.500,- menjadi Rp. 333.725,-. Pembelian tiket bisa dilakukan satu bulan sebelum keberangkatan.

Tahun ini, PELNI memprediksikan jumlah penumpang angkutan Natal 2011 dan Tahun baru 2012 sebesar 323.659 orang. Prediksi ini mengalami kenaikan 2 % dibandingkan dengan tahun lalu.

Seluruh armada PELNI yang dikerahkan sudah memenuhi standar kelaikan laut.  Kapal PELNI yang melayani angkutan Natal dan tahun baru ini sudah didocking (perawatan dan perbaikan kapal) guna kenyamanan dan keamanan penumpang selama berlayar. Pelni juga semakin meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan pemasangan BTS (base transceiver system) di atas kapal guna akses komunikasi yang bisa dilakukan selama berlayar. 

Bagikan di :