slider
EVENT

PT PELNI (Persero)

  • Beranda
  • Event
  • PELNI Tambah Sertifikat HACCP untuk Perkuat Keamanan Pangan di Kapal
10/12/2024

PELNI Tambah Sertifikat HACCP untuk Perkuat Keamanan Pangan di Kapal

PELNI kembali menegaskan komitmennya terhadap keamanan pangan dengan meraih tambahan sertifikasi HACCP untuk tiga kapal penumpangnya.

PT PELNI (Persero) kembali menambah sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point atau HACCP untuk kapal penumpangnya. Tambahan sertfikat HACCP ini semakin memperkuat keamanan pangan bagi sajian makanan yang diberikan kepada penumpang.

Sertifikat HACCP untuk tiga kapal penumpang PELNI diberikan langsung oleh Direktur Layanan Industri Sucofindo Budi Utomo kepada Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy di atas KM Bukit Siguntang saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis (10/12). Tiga kapal tersebut adalah KM Awu, KM Kelud dan KM Bukit Siguntang.

Sertifikasi tersebut menjadi jaminan bahwa seluruh sajian makanan di atas kapal PELNI telah melalui serangkaian uji mutu yang terbaik.

Pada tahun 2025 mendatang, PELNI juga berupaya untuk mendapatkan SLHS (Sertfikasi Laik Hygiene Sanitasi) sebagai bukti bahwa kapal kapal PELNI memenuhi standar baku mutu, persyaratan kesehatan, kebersihan dan kualitas produk terhadap makanan yang disajikan.

Berita Lainnya

16/10/2025

Sinergi Keselamatan Laut: PELNI Hadir sebagai Narasumber di Workshop Basarnas

PELNI berpartisipasi sebagai salah satu narasumber pada Workshop Implementasi dan Rencana Aksi Bersama Keselamatan Pelayaran digelar di Jakarta, Kamis (16/10).

25/09/2025

Customer Appreciation Night 2025, Wujud Terima Kasih PELNI kepada Pelanggan

PELNI menggelar Customer Appreciation Night 2025 pada Kamis (25/9) di Jakarta sebagai wujud apresiasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.

17/07/2025

Membangun Lingkungan Kerja Positif Lewat CFO Talks & Seminar RWP PELNI

Kegiatan CFO Talks & Seminar Respectful Workplace Policy yang diadakan PELNI bertujuan untuk membangun kesadaran pegawai akan pentingnya lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas dari budaya toxic.