slider
PT PELNI (PERSERO)

PRESS RELEASE

27/12/2022

Akhirnya, Ratusan Wisatawan Sudah Dievakuasi ke Kapal PELNI dari Karimun Jawa

KM Kelimutu, kapal penumpang milik PT PELNI (Persero) yang ditugaskan mengangkut wisatawan yang terjebak cuaca buruk tiba di Pelabuhan Legon Bajak, Karimun Jawa, Selasa (27/12) malam.

Press Release
PT PELNI (Persero)
No. : 12.27/64/PR/XII/2022 

Jakarta, 27 Desember 2022 - - KM Kelimutu, kapal penumpang milik PT PELNI (Persero) yang ditugaskan mengangkut wisatawan yang terjebak cuaca buruk tiba di Pelabuhan Legon Bajak, Karimun Jawa, Selasa (27/12) malam. Sebanyak 500 wisatawan domestik dan asing telah tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, sekitar pukul 05.05 WIB, Rabu (28/12).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik menjelaskan bahwa KM Kelimutu yang sedianya diperkirakan tiba di Karimun Jawa pukul 17.00 WIB, mengalami keterlambatan akibat cuaca selama pelayaran dari Sampit, Kalimantan Tengah.

"Dengan ukurannya, KM Kelimutu dapat melewati ombak 4-6 meter dengan aman, meski mengalami keterlambatan. Alhamdulillah kapal dapat sandar pukul 21.56 WIB dan proses embarkasi dilakukan dengan tertib dan aman. Total wisawatan yang dievakuasi sebanyak 500 orang yang terdiri dari 451 wisatawan lokal dan 49 wisatawan asing. Kapal  diberangkatkan dari Karimun Jawa menuju Semarang pukul 22.34 WIB," ujar Opik.

KM Kelimutu sendiri memiliki panjang 99 meter, tinggi haluan 9 meter dan bobot 1400 ton. Kapal tipe 1000 pax ini regular melayari Surabaya - Sampit - Semarang - Kumai - Semarang - Karimun Jawa (PP). Khusus untuk evakuasi wisatawan, kapal dipercepat tiba di Karimun Jawa dari seharus 30 Desember 2022 menjadi maju lebih cepat pada 27 Desember 2022. Capt. Anwar Noor bertindak sebagai Nakhoda KM Kelimutu dengan membawahi 60 kru kapal. 

Penugasan penjemputan wisatawan ini diawali oleh surat permohonan Bupati Jepara kepada Kementerian Perhubungan. Selanjutnya Kementerian Perhubungan menugaskan PELNI, yang dengan segera melakukan penyesuaian rute dan jadwal kapal terdekat dari Karimun Jawa.

"Segera setelah kami mendapatkan permintaan dari Kementerian Perhubungan untuk membantu proses evakuasi, kami secepat mungkin mempersiapkan kapalnya. Untuk membantu kelancaran evakuasi, kami juga menambahkan tenaga pengamanan dengan bantuan Ditpolair Kalimantan Tengah," tambah Opik.

Sebanyak 500 orang wisatawan yang dievakuasi, seluruhnya merupakan wisatawan domestik maupun asing yang terjebak berhari-hari tidak bisa menuju Semarang akibat perahu freeboard yang sedianya membawa mereka kembali ke Jepara atau Semarang tidak bisa berlayar akibat cuaca buruk. Selama tertahan di Karimun Jawa, keluhan yang paling dirasakan adalah persediaan makanan yang terbatas dan menipis. 

Pada 2015, salah satu kapal PELNI yaitu KM Binaiya juga mendapatkan penugasan yang sama untuk mengevakuasi 125 wisawatan yang berhari-hari tertahan di Karimun Jawa akibat cuaca buruk. "Sebagai perusahaan negara dengan jumlah armada terbesar di Indonesia, PELNI sudah sering dipercaya Pemerintah untuk terlibat misi penting seperti memasuki wilayah bencana dan membawa relawan maupun kebutuhan pokok. Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang terus mempercayakan kami melaksanakan tugas mulia seperti ini," ujar Opik. 

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 1.058 ruas dan menyinggahi 76 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 44 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, di mana Kapal Perintis menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak.

Berita Lainnya

01/05/2026

KM Tatamailau Singgah Perdana di Tobelo, PELNI Perluas Akses di Maluku Utara

PT PELNI (Persero) resmi memperluas akses transportasi di Maluku Utara yang ditandai KM Tatamailau sandar perdana di Pelabuhan Tobelo pada Kamis (30/4) pukul 11.00 WIT kemarin.

29/04/2026

Insiden KM Sabuk Nusantara 106 di Banda Neira, PELNI Sampaikan Permohonan Maaf

PT PELNI (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Banda Neira atas insiden yang melibatkan KM Sabuk Nusantara 106 saat proses sandar di Pelabuhan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (28/4).

10/03/2026

PELNI Kembalikan Hewan Endemik Selundupan di KM Sinabung

PT PELNI (Persero) memulangkan satwa endemik Papua yang upaya penyelundupannya berhasil digagalkan pada Februari lalu.