PELNI meresmikan beroperasinya Kapal Layar Motor (KLM) Pelita Arunika pad 23 Juli 2019. Kapal kayu yang khusus digunakan untuk berpelesir ini melayani wisatawan di perairan Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo, Nusa Tenggara Timur. KLM Pelita Arunika ini akan dikelola secara mandiri oleh PT Pelni Wisata Jaya, anak usaha dari PT PIDC yang merupakan anak usaha PT PELNI. PT PIDC sendiri bergerak di bidang usaha services yang menyediakan jasa operator management, akomodasi kapal pinisi, produk makanan dan minuman, sarana kegiatan MICE/rapat pertemuan, wisata alam dan bahari.
KLM Pelita Arunika yang merupakan kapal buatan dalam negeri ini memiliki spesifikasi dengan panjang 27.67 m, lebar kapal 6.10 m dan tinggi kapal 2.48 m serta mampu berlayar dengan kecepatan mencapai 7 Knot. Selain itu KLM Pelita Arunita juga dilengkapi dengan 6 crew kapal dan dilengkapi dengan 5 kabin, terdiri 2 kabin utama dengan 1 tempat tidur, 1 kabin dengan 2 pasang tempat tidur, 1 kamar dengan tempat tidur lower deck. Dari segi keamanan, KLM Pelita Arunika juga dilengkapi dengan 11 alat pemadam kebakaran, 2 life raft, 6 life buoy, 1 EPIRB, serta 22 life jacket.
16/10/2025
PELNI berpartisipasi sebagai salah satu narasumber pada Workshop Implementasi dan Rencana Aksi Bersama Keselamatan Pelayaran digelar di Jakarta, Kamis (16/10).
25/09/2025
PELNI menggelar Customer Appreciation Night 2025 pada Kamis (25/9) di Jakarta sebagai wujud apresiasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
17/07/2025
Kegiatan CFO Talks & Seminar Respectful Workplace Policy yang diadakan PELNI bertujuan untuk membangun kesadaran pegawai akan pentingnya lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas dari budaya toxic.