PT PELNI (Persero) menggelar aksi penanaman mangrove dan kegiatan bersih-bersih pantai di wilayah pesisir Pantai Kesunean Selatan, Cirebon, pada Jumat (27/12). Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PELNI yang bertujuan menjaga ekosistem pesisir, menekan risiko abrasi, serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam di titik pesisir yang dinilai strategis. Kegiatan ini melibatkan 150 peserta dari berbagai kalangan, termasuk warga sekitar. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Vice President Treasury PELNI, Fauziah Ferryna; Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman; perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon; Relawan Nusantara; komunitas pecinta lingkungan; serta sejumlah tokoh masyarakat Cirebon.
Fauziah Ferryna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi PELNI terhadap pelestarian lingkungan. "Kegiatan ini merupakan komitmen PELNI untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan. Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan," ujarnya.
Selain penanaman mangrove, para peserta juga turut serta dalam aksi bersih pantai dengan memungut sampah di sepanjang garis pantai. Aktivitas ini tidak hanya menjaga kebersihan wilayah pesisir, namun juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya melestarikan alam demi keberlangsungan hidup generasi masa depan.
PELNI menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan berbagai program TJSL yang bermanfaat, tidak hanya untuk lingkungan tetapi juga bagi masyarakat. Melalui langkah-langkah tersebut, PELNI ingin menjadi contoh perusahaan yang bertanggung jawab dan mendukung pembangunan berkelanjutan secara konsisten.
Keseluruhan program TJSL PELNI merujuk pada pilar Sustainable Development Goals (SDGs) yang dirancang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan telah diadopsi oleh Kementerian BUMN. Pilar tersebut mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola yang baik, yang menjadi dasar bagi seluruh BUMN dalam menjalankan program tanggung jawab sosial.
16/10/2025
PELNI berpartisipasi sebagai salah satu narasumber pada Workshop Implementasi dan Rencana Aksi Bersama Keselamatan Pelayaran digelar di Jakarta, Kamis (16/10).
25/09/2025
PELNI menggelar Customer Appreciation Night 2025 pada Kamis (25/9) di Jakarta sebagai wujud apresiasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
17/07/2025
Kegiatan CFO Talks & Seminar Respectful Workplace Policy yang diadakan PELNI bertujuan untuk membangun kesadaran pegawai akan pentingnya lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas dari budaya toxic.