slider
PT PELNI (PERSERO)

PRESS RELEASE

23/02/2021

Semakin Mudah, PELNI Dorong Pelanggan Gunakan Pembayaran Cashless

Pembayaran secara cashless diterapkan guna memberikan kenyamanan, keamanan dan kemudahan bagi para pelanggan

Press Release No. 02.20/13/II/2021

Jakarta, 20 Februari 2021 -- PT Pelayaran Nasional Indonesia - PT PELNI (Persero) mengajak seluruh pengguna jasanya untuk melakukan pembelian tiket kapal secara non-tunai (cashless). Tidak hanya pada loket kantor cabang, pembayaran secara non tunai juga dapat dilakukan oleh pelanggan pada pembelian tiket melalui Website dan Aplikasi PELNI Mobile Apps.

 

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik menyampaikan pembayaran secara cashless diterapkan guna memberikan kenyamanan, keamanan dan kemudahan bagi para pelanggan yang kini beralih menuju cashless society. "Pembayaran dengan metode tersebut tidak hanya praktis tetapi juga dapat memberikan rasa aman kepada pelanggan karena tidak harus membawa uang tunai dalam jumlah besar yang rawan akan kejahatan," terangnya.

 

Inovasi digital yang dilakukan perusahaan ini juga sebagai upaya penegakan protokol kesehatan dalam mendukung upaya Pemerintah untuk mengurangi adanya kontak langsung selama pandemi Covid-19. Di samping itu, melalui pembayaran secara non tunai, PELNI dapat melayani pelanggan lebih efektif dan cepat pada proses pembelian tiket kapal. "Metode pembayaran secara cashless juga akan mempermudah perusahaan dalam mengawasi serta meminimalisir potensi fraud dalam operasional. Seluruh loket di cabang telah disediakan mesin EDC untuk mendukung pelaksanaan pembayaran secara non-tunai," tambah Opik Taupik.

 

Sejalan dengan inovasi digital tersebut, PELNI juga telah lebih dulu melakukan transformasi dalam hal penjualan tiket kapal dengan menghadirkan aplikasi PELNI Mobile Apps. Aplikasi yang telah diluncurkan sejak 2018 tersebut menjadi salah satu pilihan pelanggan dalam mendapatkan tiket kapal. "Pelanggan kini tidak perlu lagi pergi ke loket untuk mendapatkan tiket kapal PELNI. Perusahaan telah menyediakan platform PELNI Mobile Apps serta website resmi www.pelni.co.id yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun dengan dukungan layanan pembayaran secara non-tunai," tambahnya.

 

PELNI terus mengajak pelanggan agar dapat memanfaatkan platform digital yang telah tersedia untuk memperoleh tiket kapal guna memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada seluruh pelanggan di Indonesia.

 

Pelanggan kapal juga dapat memanfaatkan layanan whatsapp contact center PELNI 162 di nomor 0811-162-1-162 untuk mengetahui jadwal serta melakukan pemesanan tiket kapal. "Seluruh tim contact center standby 24 jam untuk menjawab kebutuhan pelanggan," tutup Opik Taupik.

 

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

 

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.

Berita Lainnya

04/03/2026

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode Angkutan Lebaran PELNI resmi dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.

03/03/2026

PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang PELNI.

27/02/2026

PELNI Bau-Bau Siapkan Layanan Optimal untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) Cabang Bau-Bau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.