slider
PT PELNI (PERSERO)

PRESS RELEASE

05/12/2024

TJSL PELNI Gelar Program Cegah Stunting

PT PELNI (Persero) menggelar pemeriksaan IVA dan sosialisasi stunting serta penyakit TBC di Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Press Release
PT PELNI (Persero)
No. : 12.05/54/PR/XII/2024

TJSL PELNI Gelar Program Cegah Stunting, Dukung Lahirkan Indonesia Emas 2045

Surabaya, 5 Desember 2024 -- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menggelar pemeriksaan IVA dan sosialisasi stunting serta penyakit TBC. Kegiatan yang diadakan oleh TJSL PELNI ini dilaksanakan di Kecamatan Krembangan, Surabaya, Kamis (5/12).

Rangkaian sosialisasi dan pemeriksaan Kesehatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Herbuwono, disamping Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati, Vice President PELNI Fauziah Ferryna, Kepala Cabang PELNI Surabaya Marthin Heryanto. Hadir pula Dekan Fakultas Keedokteran Universitas Indonesia Prof. Ari Fahrial Syam.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati mengatakan, pemeriksaan IVA dan sosialisasi stunting dan penyakit TBC ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan menekan kanker serviks maupun tunting di masyarakat, khususnya di wilayah Krembangan, Surabaya.

"Sesuai arahan Kementerian BUMN, kami diminta untuk proaktif melalui Program TJSL dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045," ungkap Anik.

Disamping pemeriksaan IVA dan sosialisasi stunting, TJSL PELNI menyertakan penyuluhan bahaya kanker payudara dan leher rahim, skrining penyakit tidak menular, hingga donor darah. Anik menargetkan setidaknya seluruh rangkaian kegiatan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Krembangan.

"Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan yang terlibat diharapkan dapat mendeteksi gejala awal stunting maupun kanker payudara dan kematian akibat penyakit tidak menular. Dengan penyuluhan ini, semoga kesadaran masyarakat dapat meningkat," tambah Anik.

TJSL PELNI melalui kegiatan ini menunjukan upaya dalam mencapai poin ketiga tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu kesehatan dan kesejahteraan yang baik. Hal ini juga sebagai bentuk implementasi dari penerapan poin ketiga tentang seluruh isu kesehatan dalam Sustainability Development Goals (SDGs) yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.

“Salah satu capaian yang ingin diwujudkan pada poin ketiga tujuan SDGs, yakni Universal Health Coverage (UHC). Kami berharap dengan hadirnya kegiatan ini, bisa memberikan manfaat serta membantu pihak pihak yang benar benar membutuhkan, khususnya yang memiliki akses terbatas ke fasilitas Kesehatan," ujar Vice President PELNI Fauziah Ferryna.

Ferryna menambahkan, dalam pelaksanaannya program Kepedulian Sosial di Bidang Kesehatan di Surabaya ini, PELNI berkolaborasi dengan ILUNI FKUI 2000/2001 atau yang dikenal dengan Kompak Medika 94 (KOMET 94) melalui wadah Yayasan Karya Kompak Medika Sembilan Empat, Walikota/PKK/Darma Wanita Surabaya, dan tokoh masyarakat setempat.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 482 ruas dengan 1.297 rute dan menyinggahi 72 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana Kapal Perintis menyinggahi 236 pelabuhan dengan total 522 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak.

**
Untuk informasi dan pertanyaan hubungi: 

Ditto Pappilanda
Manager Komunikasi Korporasi
PT PELNI (Persero)
Telp. 021 - 6334342 ext 1310

Berita Lainnya

04/03/2026

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode Angkutan Lebaran PELNI resmi dimulai pada 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan proyeksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026.

03/03/2026

PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

PT PELNI (Persero) telah menyelesaikan pemasangan dan instalasi Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) terbaru berbasis satelit Low Earth Orbit (LEO) di seluruh 25 armada kapal penumpang PELNI.

27/02/2026

PELNI Bau-Bau Siapkan Layanan Optimal untuk Angkutan Lebaran 2026

PT PELNI (Persero) Cabang Bau-Bau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.