slider
PT PELNI (PERSERO)

PRESS RELEASE

25/01/2019

Sinergi BUMN

PLN-PELNI Tandatangani MoU Pengangkutan Logistik

Press Release No. 1.25/06/I/2019

Jakarta, 25 Januari 2019 –  Memasuki tahun 2019,  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI memulai babak baru dalam transportasi laut. Perusahaan yang selama ini dikenal dengan angkutan laut nasional melayani penumpang antar pulau ini, secara bertahap bertransformasi memasuki  bisnis angkutan barang yang diawali dengan pelaksanaan penugasan angkutan barang Tol Laut dari pemerintah pada 2015 dan saat ini PELNI siap mengangkut komoditi batubara serta angkutan barang lain untuk kebutuhan proyek milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) – PLN.

Pengangkutan batubara PLN menjadi titik kebangkitan PELNI melayani angkutan barang curah. Titik kebangkitan angkutan barang curah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, MoU pengangkutan logistik yang dilakukan oleh Supangkat Iwan Santoso, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero)  dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Harry Boediarto mewakili PELNI Jumat (25/1-2019) di Kantor PLN, Jakarta. 

Direktur Utama PT PELNI (Persero), Insan Purwarisya L. Tobing mengatakan  pengangkutan batubara dan angkutan logistik PLN merupakan upaya PELNI bertransformasi dari angkutan penumpang sebagai angkutan penugasan dan angkutan barang sebagai angkutan non Public Service Obligation ( PSO ).

Kegiatan mengangkut barang milik perusahaan BUMN, PELNI berharap, ke depan pendapatan PELNI bukan hanya dari PSO namun akan ada kontribusi dari  pendapatan non PSO. “Tanda tangan MoU ini menjadi momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang,” terang Insan.

Sebagai BUMN transportasi laut, pada  awal berdiri PELNI menekuni bisnis angkutan barang. Seiring kebijakan pemerintah, PELNI difokuskan untuk melayani angkutan penumpang  antar pulau untuk “Menghubungkan Nusantara Menyatukan Indonesia” melalui angkutan penumpang yang merupakan angkutan penugasan, pelayanan publik dan dibiayai PSO.

Seiring dibangunnya infrastruktur bandara di beberapa wilayah telah mendorong meningkatnya dunia penerbangan dengan hadirnya tiket berbiaya murah atau LCC. Salah satu imbas dunia penerbangan,  pelanggan kapal PELNI menurun rata-rata 7 % per tahun.

Pada  tahun 2012 tercatat 4,82 juta pelanggan pada 2018 pelanggan PELNI menjadi 3,62 juta pelanggan. “Menurunnya pelanggan PELNI mendorong perseroan berusaha memaksimalkan kompetensi sumberdaya PELNI untuk mencari pelanggan baru, khususnya angkutan barang,” tambah Insan.

Untuk melayani angkutan  batubara PLN, pada tahap awal PELNI menyiapkan  kapal angkutan curah agar dapat menyuplai bahan baku batubara untuk kebutuhan  listrik PLN di berbagai wilayah.

PELNI dengan pengalamannya melayari seluruh perairan Nusantara siap mengangkut batubara dan angkutan logistik lainnya. Ke depan,  PELNI berharap dapat menjadi bagian dari proses bisnis PLN, untuk memenuhi kebutuhan listrik di tanah air. “Kami berharap sinergi PLN-PELNI dapat berkelanjutan untuk saling memenuhi kebutuhan dan mendapatkan manfaat bersama dalam kerjasama ini. *

Berita Lainnya

04/06/2026

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

PT PELNI (Persero) mendukung program stimulus ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian diskon tarif tiket kapal penumpang selama periode libur sekolah tahun 2026.

29/05/2026

Dorong Regenerasi Pelaut Nasional, PELNI Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan

PT PELNI (Persero) terus memperkuat regenerasi pelaut nasional melalui program rekrutmen terbuka dan campus hiring di berbagai sekolah dan kampus pelayaran di Indonesia.

27/05/2026

Hari Raya Iduladha, TJSL PELNI Salurkan Hewan Qurban di Sejumlah Wilayah Operasional

PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya dengan berpartisipasi aktif dalam penyediaan hewan qurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H.